Minggu, 15 Maret 2009

DINASTI THULUN

Tuluniyah adalah sebuah dinasti yang muncul dan berkuasa di mesir pada abad ke-9 (3H), yakni dari 868-9254h) SAMPAI 905 (292H). sejak 977 (263H) dinasti inielepaskan drinya dari khalifah Bani Abbas, dan dengan demkian Mesir untuk pertama kalinya setelah berlalu 9 abad, menjadi Negara merdeka (tidak menjadi provinsi atau dari bagian daulat yang berpusat di tempat lain). Sejarah mencatat bahwa sebelumnya mesir mesir adalah provnsi atu bagia dari Imperium romawi (30 SM-642/21 H), khilafat khulafa Rasyidin (642/21 H-665/4 H), Khilafat bani Umayyah (665/40 H-750/123 H sampai Dinasti Thuluniyah melepaskan diri dari Khalifat bani Abbas 877/263 H).

Pendiri Dinasti Thulun yang berumur pendek (Daulah 868-905) di Mesir dan Suriah adalah Ahmad Idn Thulun. Ayaah nya adalah seorang turki dari Farghanah, Pada817 dipersembahkan oleh penguasa samaniyah di bukhara sebagai hadiah untuk al-Ma’mun. Pada 868, Ahmad berangkat ke Mesir sebagai pimpinan tentara untk gubernur mesir. Disisni ia segera berusaha mendapatkan kemerdekaan dirinya. Ketika menghadapi tekanan keuangan karena adanya pembrontakan wangsa zanj, Khalifah al-Mu’tamid (870-892) meminta bantuan financial kepada komandan pasukannya yang orang mesir itu, tetapi permintaan itu tida dipenuhi. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengubah sejarah kehidpan Mesir selanjutnya. Peristiwa ini juga menandai bangkitmya sebuah Negara merdeka dilembah sungai Nil yang kedaulatannya bertahan selama abad pertengahan. Higga saat itu sebagian dari kekayaan mesir diberikan kepada Baghdad dan sebagian yang lainnya masuk kesuku para gubernur yang dating silih berganti, Pada awalnya merupakan para penarik oajak dari petani, kini uang terus berputar di negri itu dan dihabiskan untuk memuliakan para penguasa.

Selain itu masjid yang agung yang menyandang nama Ahmad Ibn Thulun, juga menjadi salah satu monument keagamaan yang penting dalam Islam. Masjid ini terutama menaranya yang tertua dimesir menunjukan pengaruh arsitektur bergaya samara, tempat ahmad menghabiskan masa mudanya. Pembangunan masjid itu menelan biyaya sekitar 120.000 dinar. Kemegahan dan kemewahan masjid ini diantaranya karena penggunaan batu bata,juga karena merupakan bangunan pertama yang menggunakan teknik lingkungan. Sekitar sepertujuh belas bagian Al-Qur’an dituliskan dengan gaya tulisan kufi yang indah diatas hiasan kayu yang memenuhi bagian dalam masjid, tepat dibawah langit-langit yang kayu datar.

Salah satu bangunan Islam yang lainnya yang terhitung istimewa adalah istana khumarawih (844-895), bangunan yang ditinggali anak sekaligus penerus ahma. Bangunan ini memiliki “aula emas,” yang dindingnya dilapisi emas dan dihiasi lapisan bergambar dirinya para istri, dan para pengiringnya. Gambar-gambar khumarawih beserta para istrinya yang mengenakan mahkota emas, berukuran sebesar manusia aslinya, dipahat diatas kay. Pengamatan manusia hidup seperti ini sangat jarang ditemukan dalam tradisi kesenian islam. Istana itu berdiri di sebuah taman yang dipenuhi bunga-bunga indah dan wangi-ditaman di pelataran dan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk kata-kata dalam bahasa arab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar